Musi Online https://musionline.co.id 15 November 2025 @19:16 194 x dibaca 
Sopir Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan Kain Tabrak Pagar dan Tiang Listrik di Muara Enim.
Musionline.co.id, Muara Enim – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, pada Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Satu unit truk Mitsubishi berpelat nomor BE 8217 ZA menabrak pagar milik PT KAI dan sebuah tiang listrik PLN setelah diduga sopirnya mengantuk saat berkendara.
Truk yang diketahui membawa muatan berupa kain tersebut dikemudikan oleh Nova Ariska (29) bersama seorang penumpang bernama Rizki (19).
Keduanya adalah warga Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, yang sedang melakukan perjalanan menuju arah Kota Muara Enim.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, truk melaju dari arah Tanjung Enim dengan kecepatan sedang saat memasuki kawasan Desa Tanjung Raja.
Kondisi jalan yang lurus dan minim hambatan diduga membuat pengemudi kurang waspada.
Setibanya di lokasi kejadian, truk tiba-tiba bergerak terlalu ke sisi kanan jalan, lalu menghantam pagar PT KAI sebelum akhirnya menabrak tiang listrik milik PLN.
Benturan keras tersebut membuat bagian depan truk ringsek. Muatan kain yang dibawa juga turut bergeser akibat guncangan. Beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi sempat terkejut mendengar suara benturan dan langsung mendatangi TKP untuk memastikan kondisi pengemudi.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, melalui Kasat Lantas AKP Trifonia Situmorang, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Tim Satlantas Polres Muara Enim langsung diterjunkan untuk mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Personel kita sudah datangi lokasi, mencari saksi, dan melakukan olah TKP,” ujar AKP Trifonia didampingi Kanit Laka Ipda Dedy Halim SH.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, lanjut Trifonia, kecelakaan itu murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang diduga mengantuk.
“Kondisi jalan lurus dan berdekatan dengan permukiman warga. Dari fakta di TKP, kecelakaan terjadi karena pengemudi hilang konsentrasi akibat mengantuk,” ungkapnya.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Rp10 Juta
Dalam kecelakaan tersebut, sopir mengalami luka lecet di bagian pelipis mata, sementara penumpang tidak mengalami cedera serius.
Meski demikian, kerusakan kendaraan serta pagar dan tiang listrik menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Pihak kepolisian juga memastikan bahwa perbaikan tiang listrik dan pagar akan dikoordinasikan dengan pihak terkait agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk suplai listrik di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Lantas AKP Trifonia Situmorang kembali mengingatkan para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika menempuh perjalanan jauh pada pagi buta atau malam hari.
“Apabila merasa mengantuk, jangan dipaksakan. Menepilah sejenak dan beristirahat. Lebih baik terlambat sampai daripada mengalami kecelakaan,” pungkasnya.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum berkendara serta pentingnya disiplin dalam berlalu lintas agar terhindar dari kejadian serupa. (***)
0 Komentar