Musi Online | Mobil Agya Hilang Kendali Tabrak Warung Gorengan di OKU, Enam Warga Luka-luka
Hut
Home        Berita        Hukum Kriminal

Mobil Agya Hilang Kendali Tabrak Warung Gorengan di OKU, Enam Warga Luka-luka

Musi Online
https://musionline.co.id 17 March 2026 @14:04
Mobil Agya Hilang Kendali Tabrak Warung Gorengan di OKU, Enam Warga Luka-luka
Mobil Agya Hilang Kendali Tabrak Warung Gorengan di OKU, Enam Warga Luka-luka.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pribadi terjadi di jalan poros Desa Karya Mukti XII, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.25 WIB. 
Insiden tersebut mengakibatkan enam warga mengalami luka-luka setelah sebuah mobil diduga hilang kendali dan menabrak warung gorengan yang berada di pinggir jalan.
Peristiwa ini terjadi saat aktivitas masyarakat sedang meningkat menjelang waktu berbuka puasa. Warung gorengan yang menjadi lokasi kejadian diketahui tengah dipadati pembeli, sehingga jumlah korban cukup banyak saat kecelakaan terjadi.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Suherman, yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh kesalahan pengemudi yang belum berpengalaman.
“Mobil yang terlibat adalah Toyota Agya matic warna silver dengan nomor polisi BE 1483 KP yang dikemudikan oleh seorang pelajar bernama Vina Aprilia (19), warga Desa Mendala, Kecamatan Peninjauan. Pengemudi diduga sedang dalam tahap belajar mengemudi,” jelas AKP Ferri Zulfian saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).
Menurut keterangan polisi, saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga tidak sengaja menginjak pedal gas secara berlebihan. Hal ini menyebabkan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan sulit dikendalikan hingga akhirnya menabrak warung gorengan di tepi jalan.
Akibat kejadian tersebut, enam warga yang berada di sekitar lokasi langsung menjadi korban. Mereka adalah Sadira (53), warga Blok E Desa Karya Mukti XII, yang mengalami patah tangan kanan. Kemudian Warsiti (50) mengalami luka pada bagian kaki dan tangan, serta Khusnul Khotimah (54) mengalami luka serupa.
Selain itu, seorang anak bernama Sheza Kanza (5) juga turut menjadi korban dengan luka di bagian kaki dan tangan. Dua korban lainnya yakni Fitri Indrayani (30) mengalami luka dalam, dan Fitriyanti (24) mengalami luka pada bagian tangan.
Seluruh korban langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke Puskesmas Karya Mukti XII untuk mendapatkan penanganan medis. Dari enam korban tersebut, tiga orang di antaranya direncanakan akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Baturaja karena kondisi luka yang cukup serius dan membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas juga mengamankan kendaraan yang terlibat beserta pengemudinya guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Dalam proses penyelidikan, polisi turut meminta keterangan dari dua orang saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian, masing-masing Eka (37) dan Nurwadi. Keterangan saksi diharapkan dapat membantu mengungkap secara rinci kronologi kecelakaan tersebut.
Barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil Toyota Agya warna silver dengan nomor polisi BE 1483 KP yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan akibat benturan keras dengan bangunan warung.
Saat ini, penanganan kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh pihak Polsek Sinar Peninjauan yang berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres OKU. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi pemula, agar lebih berhati-hati dan tidak belajar mengemudi di jalan raya yang ramai.
“Untuk sementara pengemudi dan kendaraan telah diamankan di Polsek Sinar Peninjauan. Situasi di lokasi kejadian sudah kembali aman dan kondusif,” tutup AKP Ferri Zulfian.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengemudi yang masih dalam tahap belajar. Pengawasan dari pihak yang lebih berpengalaman serta pemilihan lokasi yang aman sangat diperlukan untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top