Musi Online | Target Jadi Distrik Rujukan Google, Pemkab Muara Enim Percepat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Target Jadi Distrik Rujukan Google, Pemkab Muara Enim Percepat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah

Musi Online
https://musionline.co.id 13 April 2026 @18:12
Target Jadi Distrik Rujukan Google, Pemkab Muara Enim Percepat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah
Target Jadi Distrik Rujukan Google, Pemkab Muara Enim Percepat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah.

Musionline.co.id, Muara Enim - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi. 
Salah satu target besar yang tengah dikejar adalah menjadikan wilayah tersebut sebagai Distrik Rujukan Google atau Google Reference District melalui penguatan digitalisasi pembelajaran di tingkat sekolah.
Langkah strategis ini diawali dengan penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi di sejumlah sekolah, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 
Program ini tidak hanya fokus pada penggunaan perangkat digital, tetapi juga pada integrasi ekosistem pembelajaran modern yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Harson Sunardi melalui Sekretaris Dinas, Abi Nurwardani, mengungkapkan bahwa saat ini baru satu sekolah tingkat SMP yang sepenuhnya menerapkan pembelajaran menggunakan perangkat teknologi berbasis Chromebook.
“Dalam satu sekolah, kami siapkan sekitar 60 unit Chromebook agar bisa dimanfaatkan secara merata oleh siswa. Ini juga menjadi bahan evaluasi antar kelas untuk melihat sejauh mana efektivitas penggunaan teknologi dalam proses belajar,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Abi menjelaskan bahwa untuk mencapai status sebagai Distrik Rujukan Google, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. 
Salah satu syarat utama adalah keberadaan minimal satu Sekolah Rujukan Google di setiap kecamatan. Selain itu, sekolah dan pemerintah daerah harus memiliki komitmen kuat dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi secara menyeluruh.
Tak hanya itu, penggunaan akun serta platform Google dalam kegiatan belajar mengajar juga menjadi keharusan, termasuk integrasi perangkat digital dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Hal ini mencakup pemanfaatan berbagai perangkat seperti Chromebook, jaringan internet yang stabil, hingga perangkat interaktif seperti smartboard.
“Infrastruktur menjadi faktor penting. Sekolah harus didukung perangkat yang memadai, jaringan internet yang stabil, serta media interaktif agar pembelajaran berjalan optimal,” jelasnya.
Selain infrastruktur, kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Abi menegaskan bahwa kompetensi guru dalam mengoperasikan teknologi pendidikan menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan program ini. Oleh karena itu, Pemkab Muara Enim terus menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi tenaga pendidik.
Hingga saat ini, sekitar 1.500 guru di Kabupaten Muara Enim telah mengikuti pelatihan guna meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Guru juga didorong untuk menggunakan berbagai aplikasi pendukung seperti Canva, Enuma, dan Quizizz agar suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menarik.
“Dengan teknologi ini, materi pembelajaran dari Chromebook bisa langsung ditampilkan di smartboard. Siswa jadi lebih mudah memahami materi karena visualisasi yang lebih menarik,” tambah Abi.
Ia juga menekankan bahwa digitalisasi pendidikan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan baru. Mulai dari kemampuan desain grafis, menggambar digital, hingga eksplorasi pembelajaran sains berbasis teknologi.
Sebagai langkah konkret menuju target tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan dua sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), yakni SMP Negeri 2 Lawang Kidul dan SMP Negeri 1 Muara Enim. Kedua sekolah ini diproyeksikan menjadi percontohan dalam penerapan sistem pembelajaran digital yang terintegrasi.
“Jika program ini berjalan optimal, maka pengadaan Chromebook akan terus kami dorong agar seluruh sekolah bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Pemkab Muara Enim optimistis, melalui berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, ekosistem pendidikan digital yang modern dan berkualitas dapat segera terwujud. Dengan demikian, Muara Enim tidak hanya mampu meningkatkan mutu pendidikan di daerah, tetapi juga berpotensi menjadi rujukan nasional dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi.
Transformasi ini diharapkan mampu mencetak generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus siap menghadapi tantangan global di era digital. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top