Musi Online https://musionline.co.id 19 September 2025 @19:06 201 x dibaca 
Tabrak Pelajar hingga Tewas di Jalinteng Ogan Ilir, Sopir Truk Kabur dan Masih Diburu Polisi.
Musionline.co.id, Ogan Ilir – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera.
Kali ini, peristiwa tragis itu menewaskan seorang pelajar yang tengah mengendarai sepeda motor, Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 06.05 WIB.
Lokasi kejadian berada di Km 35, tepatnya dekat Dapur Kencana, Desa Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Korban diketahui bernama Micael Egardo Sihombing (17), seorang pelajar yang tinggal di Jalan Sarjana, Perumahan Bunga Mas, Kelurahan Timbangan, Ogan Ilir.
Saat kejadian, Micael tengah mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BG 6236 K.
Plh Kanit Gakkum Satlantas Polres Ogan Ilir, Ipda Ghandi Prianata, memaparkan kronologi kecelakaan tersebut.
Menurutnya, truk tanpa identitas melaju dari arah Indralaya menuju Prabumulih. Sesampainya di lokasi, truk itu diduga melebar ke kanan jalan hingga masuk ke jalur berlawanan.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Revo yang dikendarai korban. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas Ipda Ghandi.
Benturan keras itu membuat Micael terpental. Ia mengalami luka sangat serius di beberapa bagian tubuh.
Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, kaki korban mengalami kondisi parah hingga terpisah dari tubuhnya. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.
Sopir Truk Kabur
Ironisnya, setelah kejadian, sopir truk langsung kabur meninggalkan korban yang terkapar di jalan. Identitas pengemudi maupun nomor polisi kendaraan truk belum diketahui hingga saat ini.
“Kami masih menghimpun keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian serta berupaya mencari rekaman CCTV yang mungkin merekam peristiwa tersebut,” tegas Ipda Ghandi.
Satlantas Polres Ogan Ilir kini terus melakukan penyelidikan mendalam. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian untuk segera memberikan informasi, agar identitas pelaku dapat segera terungkap.
Jalan Lintas Tengah Sumatera, khususnya yang melintasi wilayah Ogan Ilir, dikenal sebagai jalur padat kendaraan.
Tidak hanya dilalui mobil pribadi dan sepeda motor, jalur ini juga menjadi akses utama truk-truk besar pengangkut barang antarprovinsi.
Kondisi jalan yang lebar membuat banyak pengendara melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.
“Jalinteng memang salah satu jalur rawan kecelakaan. Karena itu, kami selalu mengingatkan pengguna jalan agar ekstra hati-hati, terutama saat melintas di tikungan atau jalur yang ramai kendaraan besar,” tambah Ipda Ghandi.
Suasana Duka di Keluarga Korban
Kabar meninggalnya Micael membuat keluarga dan rekan-rekan sekolahnya terpukul.
Sebagai seorang pelajar yang masih berusia 17 tahun, Micael dikenal sebagai anak yang rajin dan aktif dalam kegiatan belajar.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam, terutama bagi kedua orang tuanya.
Beberapa warga yang berada di lokasi juga mengungkapkan rasa prihatin.
Mereka menilai, peristiwa ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan di jalur lintas yang sering memakan korban jiwa.
Untuk mencegah kejadian serupa, Satlantas Polres Ogan Ilir kembali mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.
Sopir truk maupun kendaraan besar lainnya diminta menjaga jarak aman serta tidak ugal-ugalan di jalan umum.
“Kami akan terus melakukan patroli di jalur rawan kecelakaan dan melakukan penindakan terhadap pengemudi yang melanggar aturan. Harapan kami, semua pihak bisa lebih disiplin agar kejadian tragis seperti ini tidak terulang,” tutup Ipda Ghandi.
Kini, kasus kecelakaan maut yang merenggut nyawa pelajar di Jalinteng Ogan Ilir tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Polisi menegaskan akan memburu sopir truk yang melarikan diri hingga berhasil ditangkap dan dimintai pertanggungjawaban hukum. (***)
0 Komentar