Musi Online | Dua Terduga Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Dimassa Saat Beraksi di Lokasi Pengajian Desa Lubuk Batang
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Dua Terduga Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Dimassa Saat Beraksi di Lokasi Pengajian Desa Lubuk Batang

Musi Online
https://musionline.co.id 20 November 2025 @18:14
Dua Terduga Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Dimassa Saat Beraksi di Lokasi Pengajian Desa Lubuk Batang
Dua Terduga Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Dimassa Saat Beraksi di Lokasi Pengajian Desa Lubuk Batang.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu - Dua pria berinisial Dep dan Mar nyaris meregang nyawa setelah kepergok warga saat diduga hendak mencuri sepeda motor di area sebuah tempat pengajian di Desa Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa siang (18/11). 
Aksi nekat keduanya berhasil digagalkan warga yang curiga dengan gerak-gerik mereka, hingga akhirnya berhasil ditangkap setelah aksi kejar-kejaran.
Peristiwa bermula ketika sejumlah warga yang tengah berada di sekitar lokasi melihat dua pria asing mondar-mandir di area parkir motor jamaah pengajian. 
Kecurigaan semakin menguat saat salah satu dari mereka terlihat mendekati sepeda motor Honda Beat dan berusaha menyalakannya menggunakan kunci T rakitan, metode yang sering digunakan pelaku pencurian kendaraan bermotor.
Tak butuh waktu lama, aksi keduanya dipergoki seorang warga yang langsung meneriaki mereka dengan teriakan “maling!”. Teriakan itu membuat suasana mendadak tegang dan mengundang perhatian puluhan orang yang berada di sekitar lokasi. 
Dalam kondisi panik, kedua terduga pelaku berusaha kabur, namun warga yang geram langsung melakukan pengejaran.
Aksi kejar-kejaran berlangsung beberapa menit hingga akhirnya warga berhasil menangkap Dep dan Mar. 
Suasana sempat memanas karena ratusan warga mulai berdatangan setelah mendengar kabar penangkapan tersebut. 
Kedua terduga pelaku bahkan nyaris menjadi sasaran amuk massa yang kesal dengan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah OKU.
Dugaan pencurian semakin kuat setelah warga menemukan adanya kerusakan pada lubang kunci motor yang menjadi target. Beberapa warga juga mengungkapkan bahwa kedua pria itu bukan warga sekitar. Kecurigaan ini diperkuat oleh pengakuan mereka yang berasal dari luar daerah tetapi tidak membawa kartu identitas maupun surat-surat pribadi.
Ketegangan semakin menjadi ketika sejumlah warga mulai melontarkan pertanyaan kepada para terduga pelaku. 
Dalam sebuah video amatir yang kemudian viral di media sosial, terdengar suara warga yang berkata, “Nah ini wong maling motor ini nah. Wong Selabung katanya ngakunya, cuma dak katek KTP, idak bawa identitas.” 
Video tersebut pertama kali diunggah akun Facebook Yeni Mom’s sekitar pukul 12.30 WIB dengan keterangan “maling motor tertangkap”.
Dalam rekaman yang beredar, terdengar pula suara letusan yang diduga merupakan tembakan peringatan aparat guna mengendalikan situasi agar kedua terduga pelaku tidak menjadi korban amukan massa. Tindakan pengamanan itu dilakukan untuk meredam emosi warga yang semakin memuncak.
Hingga kini, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kronologi lengkap, identitas, maupun kondisi kedua terduga pelaku setelah diamankan. Namun aparat disebut telah membawa keduanya ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.
Video kejadian ini terus menyebar luas di berbagai platform media sosial, memancing beragam tanggapan. Banyak netizen mengecam aksi pencurian yang terjadi bahkan di lingkungan tempat ibadah, sementara sebagian lainnya mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan kekerasan dan menyerahkan penanganan kepada penegak hukum.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya kejahatan jalanan, serta perlunya penegakan hukum yang tegas untuk memberi efek jera bagi para pelaku. Polisi diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi guna meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top